Berbuat Baiklah Selagi Kamu Bisa

Pernahkan anda berada diposisi dimana anda telah melakukan yang terbaik tapi tidak dihargai. Ingatlah bahwa, apa yang telah engkau usahakan pasti suatu saat akan di ingat dan di hargai. walau waktu yang tidak pasti kapan datangnya. Jangan pernah berputus asa, lakukanlah kebaikan sebanyak mungkin. karena kita tidak tahu, kebaikan mana yang akan diterima oleh Allah. dan kebaikan mana yang akan membantu kita di Akhirat Nanti.

Sebagaimana yang telah di perintahkan Allah SWT dalam QS. Al-Qasas Ayat 77 yang berbunyi:

وَابْتَغِ فِيْمَآ اٰتٰىكَ اللّٰهُ الدَّارَ الْاٰخِرَةَ وَلَا تَنْسَ نَصِيْبَكَ مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ

Artinya : “Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan.”

Dalam ayat diatas dijelaskan bahwa Nasihat di atas tidak berarti seseorang hanya boleh beribadah murni (mahdah) dan melarang memperhatikan dunia. Berusahalah sekuat tenaga dan pikiran untuk memperoleh harta, dan carilah pahala negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu di dunia, berupa kekayaan dan karunia lainnya, dengan menginfakkan dan menggunakannya di jalan Allah. Akan tetapi, pada saat yang sama janganlah kamu lupakan bagianmu dari kenikmatan di dunia dengan tanpa berlebihan. Dan berbuatbaiklah kepada semua orang dengan bersedekah sebagaimana atau disebabkan karena Allah telah berbuat baik kepadamu dengan mengaruniakan nikmat-Nya, dan janganlah kamu berbuat kerusakan dalam bentuk apa pun di bagian mana pun di bumi ini, dengan melampaui batas-batas yang telah ditetapkan oleh Allah. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan dan akan memberikan balasan atas kejahatan tersebut.

Ingatlah bahwa kita tidak mengetahui seberapa banyak ilmu kita, seberapa banyak dosa kita dan berapa banyak amalan kita. karena ketentuan itu adalah hak milik Allah. kita di perintahkan untuk berbuat kebaikan. jangan pernah takut untuk meminta maaf. karena itu termasuk jalan penghapus dosa.

Perbanyak kebaikan, tidak melulu dengan harta, melainkan yang utama adalah dalam menjaga lisan, akhlak, tindakan, perilaku dan juga sosial terhadap sesama. karena kita semua sama di mata Allah, sehingga yang akan membedakan hanyalah Amal Ibadah Kita.

Saling berbagi kebaikan, saling memaafkan, saling berbagi rezeki ( pengetahuan dan sedekah) Insyaallah, kita semua akan terhidar dari Dosa yang banyak.

Bismillahirrahmanirrahim…..

“Allaahumma innii as aluka rahmatam min ‘indika tahdii bihaa qalbii wa tajma’u bihaa syamlii wa taruddu bihal fitnata ‘anni.”

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon rahmat dari sisi-Mu yang dapat memberikan petunjuk pada kalbuku dan menghimpun semua kekuatanku serta dapat menolak fitnah yang akan menimpa diriku.”

Demikian doa yang sering dibaca Rasulullah dan dapat diamalkan. Semoga doa yang dipanjatkan dapat dikabulkan oleh Allah Swt dan dan kita semua tetap dalam lindungan-Nya. Amin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *