Oleh : Johan W.
“Salah satu penyebab terhalangnya sebuah doa adalah adanya rezeki haram yang masuk ke perutnya” begitu intisari sebuah hadist tentang pentingnya menjaga rezeki.
Ada yang punya rumah sangat sederhana. Jauh dari kesan mewah. Namun, keluarganya begitu harmonis. Jarang sekali terdengar kesedihannya. Adanya hanya riang gembira.
Sebaliknya, ada rumah yang cukup mentereng. Mewah dan berkelas. Kendaraan bagus terparkir di garasi. Pemiliknya pun sering tampil memukau dengan pakaian mahal. Sayangnya, sering muncul berita miring terkait dengan sepak terjangnya. Bahkan kadang terdengar rintihan kesedihan.
Sering tidak disadari. Setetes racun bisa merusak air bersih satu tangki. Sama halnya dengan rezeki haram. Meskipun hanya sesendok bubur, darah dalam tubuhnya akan rusak bila bubur itu berasal dari rezeki haram. Na’udzubillaahi min dzalikā¦. š
Ada informasi, Senin besok adalah hari terakhir pelaporan harta penyelenggara negara. Biasa disebut Aparatur Sipil Negara atau ASN. Biasa pula disebut PNS. Semuanya wajib melaporkan hartanya. Apa saja dan berapa nilainya.
Pelaporan itu bertujuan untuk mengetahui perubahan kekayaan ASN. Jarang sekali turun jumlahnya karena gajinya memang belum pernah turun. Yang sering terjadi adalah kenaikan jumlahnya.
Jika kenaikan itu memang berasal dari kinerja dan kreativitasnya, itu tidak masalah. Masalah akan muncul bila jumlah kenaikan itu tidak wajar. Maksudnya, kinerjanya biasa-biasa saja dan minim kreativitas, tetapi mengapa kekayaannya naik fantastis?
Jadi, sebenarnya pelaporan ini bertujuan untuk mengukur kejujuran ASN. ASN yang jujur akan melaporkan apa adanya karena bisa membuktikan asal usulnya. Sebaliknya, ASN yang tidak jujur akan mencari akal agar kenaikan kekayaannya tidak diketahui. Mungkin diatasnamakan anak, cucu, hingga pihak ketiga.
Percayalah, Allah itu Maha Cerdas. Sangat mudah bagi Allah untuk membongkar semuanya. Sepintar apapun manusia menyimpan kebusukan hatinya, Allah akan berbicara dengan cara-Nya. Karena sesungguhnya kejujuran itu mampu melahirkan 3 hal: keberanian, ketenangan, dan keberkahan. Salam jujurā¦..
