Setan di Sana, dan Setan di Sini

Sudah sering dinasihatkan oleh para guru kita.
Dan sudah sering dibilang..
Dimana orang baik banyak berada, di situlah banyak pula setan berkumpul.

Tempat penuh niat baik justru adalah tempat yang paling favorit bagi setan untuk melancarkan serangan.
Sama seperti para pemancing pasti akan senang memancing di kolam ikan. Tak perlu susah payah mencari korban.

Maka siapapun yang punya niat baik pasti berpotensi untuk disesatkan..
Yang punya niat baik, paling rentan dengan godaan.
Itulah kenapa kita selalu dianjurkan untuk berdoa meminta petunjuk dari Alloh dari perlindungan.

Karena taufik dan hidayah itu tak selalu bisa bertahan sampai akhir hayat.

“Hal yang paling mahal yang turun dari langit adalah Taufik dari Alloh. Dan hal yang naik ke langit yang mahal adalah taubat yang diterima oleh Alloh..”

Hari ini mengaku baik, besok bisa saja kita yang jadi penjahat utamanya.
Hari ini kita menghina, belum tentu besok tidak melakukan hal yang sama.
Hari ini menghujat, tak ada jaminan kita selamat juga.

Evaluasi diri masing-masing itu lebih penting dan utama di saat ini.
Karena kewajiban kita adalah menghisab amal sendiri, menangisi dosa sendiri.. bukan jadi pemerhati amal dan dosa orang lain.

Jaga prasangka baik..
Dan tetaplah jaga lisan dari berkata buruk.
Jaga jari dari menulis yang buruk.
Karena semua akan dimintai juga pertanggungjawaban. Tak beda dengan yang sedang kita bicarakan.

Andre Raditya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *